Membangun Sikap Bela Negara Melalui Paskibra

                                       

Ekstrakurikuler Paskibra di SMP 45 dilaksanakan setiap Selasa sore. Ekstra ini merupakan ekstra pilihan. Tujuan diadakannya ekstra ini salah satunya untuk menumbuhkan semngat bela negara.

 

Bela negara dapat diartikan sebagai upaya untuk ikut serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara baik melalui pendidikan, moral, sosial, maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.


Sekolah merupakan wadah bagi setiap individu memperoleh pengetahuan. Selain pengetahuan, sekolah juga menjadi ajang dalam meraih berbagai prestasi baik di bidang ilmu pengetahuan, olahraga, ataupun kegitan-kegiatan yang membawa nama baik sekolah melalui event-event tertentu, misal event kenegaraan. Di era globalisasi saat ini, identitas sebuah Negara menjadi hal yang sangat penting. Untuk menjaga Negara Indonesia dan selalu tetap pada jati dirinya, maka diperlukan sikap nasionalisme dan bela negara bagi seluruh rakyat Indonesia.


Sikap nasionalisme dan bela negara dapat tertanamkan pada setiap individu sejak duduk di bangku sekolah. implementasi sikap nasionalisme di dalam bangku sekolah dapat dilakukan dengan berbagai cara melalui kegiatan pendidikan. Misalnya pemahaman sikap nasionalisme melalui mata pelajaran tertentu seperti, Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Namun, sikap bela negara juga dapat diimplementasikan melalui berbagai macam kegiatan di sekolah. kegiatan tersebut biasa dikenal dengan sebutan ekstrakurikuler. Terdapat berbagai macam ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Salah satunya yaitu, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).


Paskibra merupakan salah satu kegiatan yang mampu menanamkan sikap nasionalisme dan bela negara, karena aktivitas kegiatannya sangat berhubungan terhadap syarat akan simbol-simbol kenegaraan, seperti bendera, upacara, baris-berbaris, dan sikap disiplin. Paskibra mengajarkan saya menjadi orang yang disiplin terhadap waktu, membantu saya menjadi sosok pemimpin yang berjiwa besar, bertanggung jawab, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Paskibra membuat saya mendapatkan teman-teman bahkan keluarga baru yang dapat menerima saya apa adanya. Di paskibra kami diajarkan untuk mempunyai rasa solidaritas yang tinggi terhadap satu sama lain. Satu untuk semua dan semua untuk satu. Diajarkan bagaimana cara baris-berbaris, mengibarkan sang saka merah putih, dan menanamkan jiwa patriotisme terhadap pahlawan-pahlawan yang telah berjuang sampai titik darah penghabisan hanya untuk kemerdekaan negara Indonesia.

 


Paskibra memberikan pengaruh yang sangat positif terhadap diri saya. Paskibra memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter dan sikap bela negara karena paskibra dapat menanamkan sikap tegas, bertanggung jawab, disiplin, rasa hormat, percaya diri, memiliki jiwa kepemimpinan, serta dalam kegiatan dan program kerjanya dapat menumbuhkan aspek sikap nasionalisme yakni, cinta tanah air, rela berkorban, persatuan dan kesatuan, serta jiwa yang pantang menyerah. Paskibra juga membuat saya dapat mengingat hari-hari besar Nasional, karena setiap hari besar tersebut saya dan teman-teman bertugas mengibarkan bendera merah putih. Kami pernah diundang untuk bertugas mengibarkan bendera merah putih dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober di Dinas Pendidikan Kota Jakarta Selatan. Kami sangat senang sekaligus gugup karena banyak sekali para pegawai dan karyawan yang ikut serta dalam mengikuti upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda tersebut.


Ternyata begitu banyak cerita dibalik suksesnya kemerdekaan negara Republik Indonesia. Dalam paskibra saya dapat mengetahui dan ikut merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan dan masyarakat Indonesia. Paskibra identik dengan kegiatan-kegiatannya yang melakukan aktivitas fisik yang berat, seperti berlari dan push up. Berlatih baris-berbaris di bawah teriknya sinar matahari yang menghauskan dan membuat kulit menggelap. Namun, semua itu tidak seberapa dibandingkan dengan perjuangan rakyat Indonesia. Mereka yang didesak untuk kerja paksa dan tidak diupah. Karena aktivitasnya yang berat, paskibra juga membuat saya dapat menghargai air. Air sangatlah penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Sekitar 60% tubuh manusia berisi air. Setiap tetes air sangatlah berharga.


Mengikuti paskibra merupakan upaya saya dalam membentuk sikap bela negara. Sampai saat ini, saya masih berusaha untuk terus menanamkan jiwa-jiwa dan sikap bela dalam kehidupan mahasiswa yang telah diberikan paskibra kepada saya. Menjadi orang yang bertanggung jawab, disiplin, dan berani serta sangat menghargai dan menghormati bendera merah putih. Bendera merah putih merupakan bendera negara yang sangatlah suci tidak boleh sekalipun menyentuh tanah apalagi dikotori dan dicoret-coret.

dikutip dari: https://medium.com/@chellinaazzahra07/membangun-sikap-bela-negara-melalui-paskibra-9d3056d13204